Tudung Saji
Oleh: admin [ 28 August 2008 ]Membuat “Tudung Saji” dari barang bekas
Mungkin banyak orang mengira bahwa barang bekas tidak lagi layak pakai, mungkin juga banyak orang beranggapan kalau barang bekas merupakan bagian dari sampah yang harus dibuang jauh-jauh. Namun tidak demikian menurut Ibu Suliyem yang mengampu mata pelajaran Seni Budaya ini, justru Ibu Suilyem beranggapan bahwa barang bekas hendaknya bisa menjadi sesuatu yang bisa difungsikan kembali. Contohnya adalah barang bekas yang terbuat dari plastik, berbagai macam minuman air mineral yang terbuat dari plastik ini ternyata bisa dirubah sedemikian indahnya menjadi “Tudung Saji”.
Pembuatan “Tudung Saji” ini dilakukan oleh siswa-siswi Kelas VIII, dan hasil karya siswa-siswi ini nantinya bisa digunakan dalam keperluan sehari-hari sebagai “Tudung Saji” di meja makan.
Rapat Pleno 2008
Oleh: admin [ 23 August 2008 ]Pagi ini SMP 1 Gemuh mengadakan Rapat Pleno yang dihadiri oleh para wali murid/orang tua dari siswa kelas VII, VIII dan IX yang berjumlah 831 wali murid/orang tua, dengan susunan panitia :
- Penanggun jawab                : Drs. S. Mudjo Semedi
- Wakil penanggung jawab   : Drs. Edi Purwanto
- Ketua Panitia             : Eny Prihastuti, S.Pd.
- Sekretaris                            : Mariana, S.Pd.
- Bendahara                           : Siti Aminah, S.Pd.
- Konsumsi                             : Sri Alaswati, S.Pd.
- Sie. Tata ruang                   : Eka Haryata, S.Pd., St. Heri Pramuso
- Sie. Dokumentasi               : Mujiburrokhman, S.Kom
HUT RI KE 63
Oleh: admin [ 22 August 2008 ]Hari ini siswa-siswi, staff dan para guru SMP 1 Gemuh ikut serta berpartisipasi dalam menyemarakkan karnaval yang diadakan oleh Kecamatan Gemuh. Acara ini diselenggarakan oleh pihak Kecamatan Gemuh guna memperingati Hari Ulang Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 63. Selain SMP 1 Gemuh acara ini juga diikuti oleh sekolah-sekolah lain dan partisipasi dari berbagai desa se-kecamatan Gemuh. Rute karnaval ini dimulai dari lapangan sepakbola desa Krompakan, kemudian melewati depan kantor kecamatan Gemuh dan berakhir di lapangan sepakbola Tamangede.



